Jakarta · Rabu, 23 September 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Perintahkan IEU-CEPA Dikebut, Target Berlaku Awal 2027

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan percepatan penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) agar dapat segera masuk ke tahap ratifikasi. Arahan ini disampaikan dalam rapat bersama menteri di Istana Kepresidenan pada Selasa, 22 September 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa IEU-CEPA telah memasuki tahap finalisasi dokumen, termasuk penyusunan dokumen akhir dalam bahasa Inggris yang diperlukan untuk diserahkan ke Parlemen Eropa. Setelah dokumen selesai, proses akan dilanjutkan ke tahapan ratifikasi sesuai mekanisme di Uni Eropa dan Indonesia.

Pemerintah menargetkan proses ratifikasi IEU-CEPA dapat dilakukan pada semester II-2026, sehingga implementasi perjanjian dapat dimulai pada awal 2027. Percepatan ini dilakukan untuk memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha dan investor di tengah ketidakpastian ekonomi global. IEU-CEPA diharapkan dapat memperluas akses ekspor produk Indonesia ke pasar Uni Eropa yang merupakan salah satu pasar terbesar di dunia.

Untuk mendukung proses ini, Komisioner Perdagangan dan Keamanan Ekonomi Uni Eropa Maroš Šefčovič direncanakan melakukan kunjungan ke Indonesia dalam waktu dekat. Selain itu, Presiden Uni Eropa juga akan berkunjung ke Indonesia pada akhir Oktober atau awal November 2026. IEU-CEPA dinilai sebagai perjanjian dagang strategis yang dapat meningkatkan ekspor, memperkuat investasi, dan meningkatkan daya saing produk nasional di pasar Eropa.

Peristiwa ini diliput 5 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait