Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

RI Kejar Dagang Bebas dengan 6 Negara Kaya, Target Rampung Tahun Ini

Pemerintah Indonesia sedang berupaya menyelesaikan enam perjanjian dagang bebas (FTA) dengan negara-negara kaya, termasuk dengan enam negara Teluk Arab melalui Indonesia-Gulf Cooperation Council Free Trade Agreement (I-GCC FTA). Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan bahwa proses perjanjian ini diharapkan rampai akhir tahun 2026, dengan target penyelesaian pada Oktober atau November. Perundingan FTA ini dimulai sejak akhir Juli 2024 dan telah melalui dua fase negosiasi, yakni pada September 2024 dan Februari 2025.

Presiden Prabowo Subianto dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) sepakat mempercepat proses perjanjian dagang ini dalam pertemuan di Istana Al-Salam, Jeddah. Kesepakatan ini mencakup enam negara anggota GCC: Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Qatar, Bahrain, dan Oman.

Pemerintah optimis bahwa penyelesaian perjanjian ini akan membuka peluang ekspor yang lebih luas bagi Indonesia ke pasar Teluk Arab, yang dikenal memiliki daya beli tinggi. Target akhir tahun 2026 ditetapkan sebagai batas akhir untuk mencapai kesepakatan yang diharapkan dapat meningkatkan nilai perdagangan bilateral.

Berita terkait