Riset: 73% Gen Z Takut Meminta Bantuan saat Bangun Relasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1834999/original/099187100_1516175842-the-climate-reality-project-349094.jpg)
Riset LinkedIn menyebutkan 73% Gen Z takut meminta bantuan dalam membangun relasi, khawatir disalahpahami atau dikritik. Wakil Presiden LinkedIn, Catherine Fisher, menjelaskan Gen Z menyadari pentingnya relasi, namun belum paham cara memupuknya. Hanya 11% lamaran kerja Gen Z mencantumkan koneksi pribadi, meskipun peluang diterima hampar tujuh kali lipat lebih besar. Sementara itu, 83% generasi lain (Millennial, Gen X, Boomer) bersedia memberi saran ke orang asing, setara dengan Gen Z. Fisher mengajarkan untuk melihat permintaan bantuan sebagai percakapan biasa seperti komentar karya orang atau pertanyaan bermutu.
Bagikan
Berita terkait
Jelita, Inilah Kiat Agar Terlihat Profesional Sejak di Bangku Kuliah
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.20
Gen Z Merapat! Freeport Buka Lowongan Kerja, Batas Daftar 11 September
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 11.25
Cerita Gen Z Buka Pabrik Tahu hingga Raup Omzet Ratusan Juta Rupiah per Bulan
kumparan · 20 September 2026 pukul 04.00
PAN Dukung Sekolah Rakyat: Anak Muda RI Harus Jadi Pelaku Perubahan Dunia
Detik.com · 18 September 2026 pukul 22.39