Risiko Industri Kian Kompleks, Fokus Keselamatan Kerja Makin Penting
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri saat ini menghadapi risiko kerja yang semakin kompleks, mencakup kecelakaan operasional hingga ancaman eksternal seperti kebakaran dan paparan asap karhutla. Data BPJS Ketenagakerjaan tahun 2025 mencatat 319.224 klaim kecelakaan kerja dengan 9.834 kasus kematian, terutama pada sektor pertambangan, migas, konstruksi, manufaktur, dan energi.
PT Wahana Safety Indonesia (WSI) menekankan bahwa penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) tidak boleh bertentangan dengan efisiensi, melainkan harus mendukung produktivitas. Melalui partisipasi di GIFA Indonesia 2026, WSI menawarkan berbagai solusi perlindungan menyeluruh, mulai dari alat pelindung diri hingga sistem deteksi gas dan keselamatan kebakaran untuk memitigasi risiko operasional.
Bagikan
Berita terkait
Kemenperin Soroti Keselamatan Kerja Usai Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 20.10
Pekerja Proyek di Depok Luka-luka Usai Jatuh saat Tebang Pohon
kumparan · 3 September 2026 pukul 08.04
Penerapan K3 yang Benar Kunci Tingkatkan Loyalitas dan Produktivitas Sawit
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 01.20
Horor Ledakan Tambang Batu Bara di Pakistan, 34 Orang Tewas
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 14.06