Penerapan K3 yang Benar Kunci Tingkatkan Loyalitas dan Produktivitas Sawit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sumarjono Saragih, Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), menekankan bahwa penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) merupakan investasi strategis bagi industri kelapa sawit. Perlindungan terhadap kesehatan pekerja memberikan dampak positif jangka panjang untuk keberlanjutan sektor sawit nasional. Implementasi K3 secara konsisten dapat meningkatkan produktivitas serta mendukung praktik perkebunan yang bertanggung jawab.
Penerapan standar K3 harus dilakukan menyeluruh di seluruh rantai industri, mulai dari area perkebunan hingga pabrik pengolahan kelapa sawit. Gapki mengharapkan skema perlindungan ini tidak hanya untuk tenaga kerja korporasi, tetapi juga petani di perkebunan rakyat. Aspek K3 sudah menjadi bagian dari standar keberlajutan di sektor sawit.
Pemerintah mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Salah satu inisiatif nyata adalah Program Pelatihan Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit untuk meningkatkan kompetensi dan budaya K3.
Bagikan
Berita terkait
Riset: Adopsi AI dan Otomatisasi di Frontline Bisa Dongkrak Laba hingga Ratusan Miliar
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 17.31
Menjawab Tantangan Industri Sawit Berkelanjutan Lewat Ramuan Bibit Super
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 07.15
Rp 170 Triliun Tak Lagi Dipakai Impor Solar, B50 Dianggap Berhasil Menghemat Devisa Negara
JawaPos · 16 Agustus 2026 pukul 09.30
Top 3: Lowongan Kerja Sinar Group
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 08.00