Rupiah Berisiko Melemah Hari Ini, Tertekan Suku Bunga The Fed dan Ketegangan Moneter Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah diperkirakan melemah hari ini (18/9) menjadi Rp 17.750-17.790 per dollar AS, setelah ditutup melemah 57 poin menjadi Rp 17.753 pada perdagangan Kamis (17/9). Penurunan ini dipengaruhi oleh keputusan Federal Reserve (The Fed) yang menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin menjadi 3,75-4,00 persen, serta pernyataan Ketua Fed Kevin Warsh yang mengisyaratkan pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut. Di sisi domestik, ruang Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga terbatas menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 22-23 September 2026. BI-Rate saat ini diratuhkan pada level 5,75 persen, setelah kebijakan pre-emptive yang menaikkan suku bunga 100 basis poin.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.00
Kurang Tenaga, Rupiah Rp17.753 per Dolar AS Kamis Sore
ANTARA News · 17 September 2026 pukul 11.12
Pergerakan rupiah Kamis dipengaruhi perkembangan kebijakan moneter AS
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 22.31
Suku Bunga The Fed Naik, DPR Ingatkan BI Hati-Hati dan Jaga Rupiah
ANTARA News · 17 September 2026 pukul 16.16
Rupiah Kamis ditutup melemah seiring keputusan Fed naikkan FFR
Berita terkait
Rupiah Melemah ke Rp17.694 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.20
Yield SUN Naik Jadi Penyangga Rupiah di Tengah Tekanan Global
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 13.21
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.511 Didorong Arus Modal Obligasi
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.35
Rupiah Terbang Tinggi, Hari Ini Menguat ke Rp17.632 per Dolar AS
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 17.50