Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.661 di Tengah Isu Reshuffle Purbaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah ditutup melemah ke Rp17.661 per USD pada Senin (14/9/2026), turun 58 poin dari Rp17.611 sebelumnya. Penyebab utama adalah isu pergantian menteri, khususnya Purbaya Yudhi Sadewa yang digugat diganti dalam reshuffle. Pengamat Ibrahim Assuaibi menyatakan Purbaya dianggap bersih di Kementerian Keuangan, namun masih menjadi target politik. Pelemahan rupiah juga dipicu kondisi ekonomi global 2026 yang tidak stabil, termasuk harga energi tinggi, suku bunga tetap tinggi, dan pertumbuhan ekonomi dunia yang melambat. Untuk menjaga defisit APBN 2026 di bawah 3% PDB, pemangkasan anggaran diperluas pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang awalnya Rp330 triliun, dapat diturunkan ke Rp200 triliun dengan fokus pada efisiensi komponen tidak produktif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 14 September 2026 pukul 17.26
Purbaya Dicopot, Ekonom Nilai Ada Masalah Internal hingga Dividen Rp 120 T
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 16.20
Purbaya Kena Reshuffle Mendadak, Pasar Keuangan Berpotensi Tertekan
Berita terkait
BI Prediksi Rupiah Menguat ke 17.300-17.800 pada 2027
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 21.08
Danantara bakal Setor Rp 120 Triliun Dividen BUMN ke Negara, Purbaya: Sudah Diputuskan Presiden
JawaPos · 29 Agustus 2026 pukul 00.30
Purbaya Ungkap Dividen BUMN Rp120 Triliun, Bisa Tambah Keutungan Fiskal
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 15.28
Cari Dana Rp32 T, Kantor Purbaya Lelang 9 Seri Surat Utang 1 September
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 09.55