BI Prediksi Rupiah Menguat ke 17.300-17.800 pada 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3029348/original/099783600_1579686479-20200122-Penguatan-Rupiah-1.jpg)
Bank Indonesia (BI) memproyeksikan rupiah akan menguat ke kisaran Rp 17.300-Rp 17.800 per dolar AS pada 2027, didukung oleh pemulihan ekonomi global dan penguatan fundamental domestik. Gubernur BI Destry Damayanti menyatakan, lima faktor utama mendukung proyeksi ini: perbaikan ekonomi global yang diproyeksikan tumbuh 3,3% pada 2027 (meningkat dari 3% pada 2026), fundamental ekonomi Indonesia yang semakin kuat, implementasi kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE), kebijakan stabilisasi BI, dan penguatan koordinasi kebijak fiskal-moneter. Ekonomi Indonesia diperkirakan akan mendukung penguatan ini melalui pertumbuhan yang lebih tinggi, inflasi terkendali dalam target 2,5% ±1%, dan neraca pembayaran yang sehat.
BI juga menekankan peran kebijakan DHE dalam meningkatkan penerimaan devisa dan memperkuat cadangan devisa, yang mencapai US$ 145,3 miliar pada akhir Juli 2026, setara dengan 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Untuk menjaga stabilitas nilai tukar, BI akan terus melakukan intervensi melalui pasar NDF, spot, dan DNDF, sekaligus memanfaatkan kebijakan suku bunga, instrumen lindung nilai, dan pendalaman pasar uang serta valuta asing. Pada akhir Agustus 2026, rupiah diperdagangkan pada Rp 17.715 per dolar AS, menguat 1,57% dibandingkan akhir Juli 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 15.15
Jurus BI Jaga Rupiah: Pantau Pembelian Dolar AS oleh Bank dan Korporasi
JawaPos · 1 September 2026 pukul 20.15
Rupiah Menguat Jadi Rp 17.715 per Dolar AS, Gubernur BI Destry Damayanti Beberkan Strategi Utama
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 19.41
OJK: Ekonomi Global 2027 Diproyeksi Membaik, Risiko Geopolitik Masih Membayangi
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 19.33
Gubernur BI: Pertumbuhan Ekonomi Dunia 2026 Akan Tetap Lemah 3%
Berita terkait
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik Tipis ke Rp17.830
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 09.04
BI Ingatkan Risiko Global Belum Reda, Siaga Hadapi Era Suku Bunga Tinggi
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 10.08
Risiko Global Belum Reda, BI Siaga Hadapi Era Suku Bunga Tinggi
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 10.08
Proyeksi Gubernur BI Baru di 2027: Ekonomi Tumbuh 6%, Kurs Rupiah Rp17.300
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 19.00