Rupiah Hari Ini Lesu ke 17.884 Tersengat Antisipasi Kenaikan Suku Bunga The Fed
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3337097/original/098406000_1609328704-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-6.jpg)
Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS menjadi 17.884 per dolar AS pada Selasa (22/9/2026), turun 37 poin atau 0,21% dari posisi sebelumnya 17.847. Kurs JISDOR Bank Indonesia juga melemah ke level 17.883 per dolar AS. Penurunan ini dipicu oleh antisipasi pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga lanjutan oleh The Fed pada Oktober 2026, yang memperkuat posisi dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS.
Selain faktor global, rupiah tertekan oleh sikap wait and see investor menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia. Pasar mencermati keputusan BI terkait suku bunga acuan di tengah tren kenaikan suku bunga bank sentral dunia seperti The Fed, BoJ, dan ECB yang masing-masing naik 25 basis poin pada September 2026. BI diperkirakan akan mempertahankan suku bunga untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dengan dukungan instrumen SRBI dan intervensi pasar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 16.21
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.884 per Dolar AS Selasa Sore
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 09.45
Rupiah Loyo ke Rp17.779 per Dolar AS Pagi Ini
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 16.43
Investor Fokus kepada The Fed, Rupiah Kembali Melemah
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 16.33
Diperberat Sentimen Suku Bunga The Fed, Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp 17.884 per Dolar AS
Berita terkait
Kurang Tenaga, Rupiah Rp17.753 per Dolar AS Kamis Sore
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.00
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.876 per Dolar AS Pagi Ini
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 09.30
Rupiah Hari Ini Menguat ke 17.743, Sikap Hawkish The Fed Membayangi
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 11.24
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.764 per Dolar AS Pagi Ini
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 09.25