Rupiah Melemah Bikin Tarif Hotel di Bali Naik 8%, Pendapatan per Kamar Tumbuh 3%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tarif kamar hotel di Bali naik 8% yoy pada Q2 2026 akibat pelemahan rupiah, menutup penurunan okupansi hingga pendapatan per kamar tumbuh 3% yoy. Kedatangan wisatawan mancanegara di Bali mencatat 3,2 juta orang pada Januari-Juni 2026, turun 2,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Pasokan kamar di Bali mencapai 49.000 kamar dengan tambahan terbatas, hanya satu proyek baru (Umi Resort 22 kamar) dengan proyeksi 3.300 kamar hingga 2028.
Jakarta mencatat 1,3 juta kedatangan mancanegara pada semester pertama 2026, naik 7% terkait permintaan korporasi. Domestik menyumbang 98% total kunjungan dengan pasokan 59.600 kamar. ADR Jakarta naik hampir 7% yoy, menghasilkan RevPAR naik 5,4% hingga Juni 2026. Pipeline pasokan baru Jakarta diproyeksikan 2.800 kamar dengan realisasi 2026-2028.
Pasar transaksi Asia-Pasifik menurun menjadi USD 163 juta pada Q1 2026 dari USD 424 juta tahun sebelumnya, terkecandungi aktivitas Thailand yang tinggi pada Q1 2025. Malaysia mencatatkan peningkatan dengan dua kesepakatan transaksi selesai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 16.58
Mau Bulan Madu ke Bali? Ini 5 Rekomendasi Hotel dan Resor yang Cocok untuk Anda
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 20.00
Menikmati Kenyamanan Terbaik di Berbagai Pilihan Hotel Favorit
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 12.45
Kehangatan Keluarga dan Sensasi Kuliner di Jantung Legian, Catatan Lifestyle Jurnalis Produser Erry Wibowo
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 11.41
Hotel Berbintang Banjir Tamu, Okupansi Tembus 80 Persen, Sanur Tertinggi
Berita terkait
Jadwal & Harga Tiket Bus AKAP dari Bali ke Pulau Jawa Minggu (27/9), Sebegini!
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 07.28
Astra Dorong Desa Les Bali Jadi Pusat Ekonomi Berbasis Potensi Lokal
Detik.com · 26 September 2026 pukul 11.49
Mengamuk di Hotel & Kantor Imigrasi, WN Belanda Dipindahkan ke Rudenim Denpasar
kumparan · 25 September 2026 pukul 22.00
Hotel di Bali Ramai-Ramai Dijual, PHRI Wanti-Wanti Aksi Spekulan
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 11.51