Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.640 per USD di Tengah Risiko Bencana

Rupiah ditutup menguat tipis 2 poin ke Rp17.640 per USD pada perdagangan Senin (7/9/2026), dibandingkan posisi sebelumnya Rp17.642. Penguatan ini terjadi di tengah tekanan dari risiko bencana alam, termasuk erupsi Gunung Anak Krakatau sejak 4 September yang menyebabkan penundaan dan pembatalan lebih dari 1.500 jadwal penerbangan di delapan bandara, dengan sekitar 170.000 penumpang tertahan.

Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi menyatakan bahwa penguatan rupiah menjadi ujian bagi fleksibilitas kebijakan moneter Indonesia. Tantangannya bukan hanya menjaga pertumbuhan, tetapi juga memastikan stimulus moneter tidak dibayar dengan volatilitas dan keluarnya modal asing. Bencana alam lain seperti pembakaran lahan gambut di Kalimantan dan Sumatra serta mengeringnya Sungai Barito turut menambah kompleksitas risiko ekonomi dengan terbatasnya transportasi batu bara.

Pasar tetap waspada menjelang rilis data penting pekan ini, termasuk cadangan devisa Agustus, sentimen konsumen, dan penjualan ritel Juli. Pelaku pasar akan mencermati penanganan bencana dan mengevaluasi dampaknya terhadap aktivitas ekonomi, terutama jika gangguan transportasi berkepanjangan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait