Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

S&P Pertahankan Peringkat Kredit RI, Prabowo: Ini Pengakuan Dunia

S&P Global Ratings mempertahankan peringkat kredit Republik Indonesia pada level BBB untuk jangka panjang dan A-2 untuk jangka pendek dengan outlook stabil. Keputusan ini diumumkan pada 13 Juli 2026 dan menjadi pengakuan internasional atas kestabilan perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian global. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa penilaian S&P menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat kuat berkat kebijakan ekonomi makro yang hati-hati dan kebijakan berutang yang prudent serta sustainable. S&P juga menilai positif upaya pemerintah dalam mengelola sumber daya alam (SDA) dan menutup kebocoran di sektor SDA dan mineral, yang diharapkan meningkatkan penerimaan negara dan devisa ekspor. Penilaian ini juga mencerminkan prospek pertumbuhan yang kokoh dan beban utang yang relatif rendah dibanding negara-negara setara. Pemerintah juga menekankan peran Danantara dan potensi PT DSI dalam memberantas praktik underinvoicing dan transfer pricing yang dianggap sebagai bentuk penipuan. Inflasi nasional tetap terkendali, permintaan domestik kuat, dan APBN TA 2026 sudah bekerja optimal. Hingga akhir Juli 2026, pendapatan negara tumbuh 21,3% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, sementara belanja negara tumbuh 18,2%. Defisit APBN tetap terjaga hanya 0,91% dari PDB.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait