Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Saham BYAN Anjlok di Awal Perdagangan, Tersengat Isu Diakuisisi Haji Isam

Saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) anjlok 14,04% ke Rp14.850 pada pembukaan perdagangan Rabu (19/8/2026), menghapus kenaikan 19,97% ke Rp17.275 sehari sebelumnya. Koreksi tajam terjadi di tengah rumor rencana pengambilalihan sekitar 62,2% saham oleh pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) atau pihak terafiliasi Jhonlin Group.

Corporate Secretary BYAN, Jenny Quantero, mengklarifikasi melalui keterbukaan informasi ke BEI pada Selasa (18/8/2026) bahwa perseroan tidak mengetahui adanya rencana transaksi akuisisi tersebut. Jenny menegaskan BYAN belum memperoleh informasi mengenai status, struktur, pihak terlibat, jumlah saham, maupun nilai transaksi yang dikabarkan. Pemegang saham pengendali sebelumnya hanya menyatakan terbuka mempertimbangkan peluang investasi untuk memaksimalkan nilai.

Manajemen menegaskan tidak ada dampak material terhadap operasional dan kinerja keuangan terkait rumor ini. BYAN berkomitmen mematuhi ketentuan pasar modal dan akan mengumumkan keterbukaan informasi apabila terdapat fakta material yang wajib diketahui publik.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait