Saham BYAN Sudah Anjlok 23%, Ada Apa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun 23% dalam 15 hari perdagangan terakhir, menyentih level 13.300 per 11.00 WIB pada Kamis (10/9/2026). Korerasi terus terjadi setelah saham naik 43,96% dalam empat hari ke level 17.275 pada 18 Agustus 2026. Penyebab koreksi diduga terkait rumor akuisisi 62,2% saham emiten oleh Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam. Berdasarkan laporan kepemilikan, Low Tuck Kwong (40,251%) dan anaknya Elaine Low (22,002%) memegang 62,253% saham BYAN. Jika akuisisi terjadi dengan harga Rp17.275 per saham, nilainya mencapai Rp358,17 triliun (US$20,43 miliar), tetapi tawaran Haji Isam diskon lebih dari 80% dari harga pasar saat itu. Corporate Secretary BYAN menegaskan tidak ada rencana akuisisi resmi, sementara PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) membantah memiliki rencana untuk mengakuisisi BYAN.
Bagikan
Berita terkait
Low Tuck Kwong Buka Peluang Lepas Saham BYAN, Rumor Akuisisi Haji Isam Menguat
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 16.29
Saham BYAN Rontok Usai Rumor Mau Diborong Haji Isam
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 13.45
Tersengat Rumor Akuisisi Haji Isam, Saham BYAN Terbang 18,75%
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 09.41
JARR Gelar RUPSLB Di Tengah Rumor Haji Isam Mau Caplok BYAN
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 09.30