Saham Emiten Haji Isam Ini Dipantau BEI Usai Lonjakan Tajam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Saham PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), perusahaan pertambangan milik pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, mulai tertahan setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham tersebut dalam radar Unusual Market Activity (UMA). Langkah ini dilakukan menyusul lonjakan harga saham TEBE yang dinilai tidak biasa dalam beberapa hari terakhir. Pjs Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan menegaskan bahwa pengumuman UMA tidak otomatis berarti telah terjadi pelanggaran di pasar modal, namun BEI masih mencermati pola transaksi dan perkembangan perdagangan saham TEBE.
Kinerja saham TEBE memang mencuri perhatian sepanjang pekan ini. Pada 14 Agustus 2026, saham TEBE ditutup melonjak 25% ke level Rp1.375 per saham dan menyentuh batas Auto-Reject Atas (ARA). Kenaikan berlanjut pada 18 Agustus, di mana saham TEBE kembali menyentuh ARA setelah melesat 24,73% ke level Rp1.715 per saham. Dalam perdagangan tersebut, nilai transaksi saham TEBE mencapai Rp112,27 miliar, dengan volume perdagangan sebanyak 609,65 ribu lot.
Setelah pengumuman UMA, momentum penguatan TEBE mulai tertahan. Pada perdagangan Jumat (21/8/2026), saham TEBE terkoreksi 4,56% atau 85 poin ke level Rp1.785. BEI mengingatkan investor untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi dan mencermati penjelasan perusahaan serta keterbukaan informasi yang tersedia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 11.45
Harga Gerak Tak Wajar, BEI Pelototi Saham Emiten Haji Isam (TEBE)
Berita terkait
Diinginkan Haji Isam, tapi BYAN Dapat Status Khusus Ini dari BEI
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 11.23
Saham BYAN Anjlok di Awal Perdagangan, Tersengat Isu Diakuisisi Haji Isam
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 09.35
BYAN Buka Suara Soal Rumor Haji Isam Mau Akuisisi 62,2% Saham
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 07.30
Haji Isam Dikabarkan Ambil Alih 62,5% Saham BYAN, Ini Jawaban Bayan Resources
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 20.46