Saham SMRA Ambruk 6,6% Usai Bos Summarecon Terjaring OTT KPK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) turun 6,6% atau Rp22 per saham ke level Rp310 per saham pada Selasa (15/9/2026) setelah Presiden Direktur Adrianto Pitojo Adhi terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait dugaan korupsi pengurusan hak guna bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor. KPK mengamankan 17 orang dalam OTT ke-20 tahun 2026, termasuk pejabat BPN dan Ketua DPP Golkar. Dari hasil OTT, KPK menyita uang tunai ratusan miliar rupiah dalam 20 boks, kardus, dan koper. Status hukum 17 orang yang diamankan akan ditentukan KPK dalam waktu 1x24 jam sesuai KUHAP.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 15.37
Fahd A Rafiq Ikut Terjaring OTT KPK, Sekjen Golkar: Tunggu Kejelasan Duduk Persoalan
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 14.30
KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Terjaring OTT
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 13.00
KPK Sita Uang Ratusan Miliar dalam 20 Koper Terkait OTT ATR/BPN Kabupaten Bogor
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 12.00
OTT KPK: 17 Orang Ditangkap Terkait Dugaan Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor
Berita terkait
Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Ditangkap dalam OTT KPK di Kabupaten Bogor
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 10.54
OTT Dirjen ATR/BPN Terkait Pengurusan HGB Summarecon Bogor
JawaPos · 15 September 2026 pukul 09.15
OTT KPK di BPN Bogor, 17 Orang Diamankan dan Uang Ratusan Miliar Disita
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 07.47
KPK Juga Tangkap Eks Bupati Kebumen dalam OTT BPN Bogor
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 07.23