Salah Satu Pusat Kawasan Industri, Karawang jadi Primadona Kedua setelah Bekasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Karawang, Jawa Barat, menjadi magnet investasi dengan capaian Rp 20,43 triliun pada semester I 2026, menempati posisi kedua tertinggi di Provinsi Jawa Barat setelah Kabupaten Bekasi. Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap daerahnya. Investasi ini terdiri dari penanaman modal asing sebesar Rp 15.957.442.033.511 dan penanaman modal dalam negeri sebesar Rp 4.475.970.242.512. Dampak langsung dari investasi ini adalah penyerapan sekitar 15 ribu tenaga kerja baru. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Karawang, Iwan Ridwan, menegaskan bahwa tingginya investasi ini menunjukkan kepercayaan investor yang masih kuat. Karawang juga dikelilingi oleh infrastruktur yang lengkap, menjadikannya pusat kawasan industri yang menarik bagi para investor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 21.10
Pabrik Baterai EV Terbesar ke-2 RI Sudah Beroperasi Juli 2026
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 15.07
Kemenperin: Investasi Industri EV Tembus Rp30,4 Triliun dan Serap 40 Ribu Tenaga Kerja
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 14.00
Kendaraan Listrik di RI Tembus 541.678 Unit, Investasinya Sudah Rp30,4 Triliun
Berita terkait
Hilirisasi Kelapa di Morowali Dimulai, Siap Serap 2.900 Tenaga Kerja
kumparan · 9 September 2026 pukul 07.45
BYD Mulai Produksi di Subang, Siap Tampung 20.000 Tenaga Kerja Lokal
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 08.05
Membanggakan, Hanger Buatan Indonesia Siap Menghiasi Rantai Pasok Global
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 10.09
Pemerintah Siapkan 4.582 Kapal Ikan Modern, Butuh 89 Ribu Tenaga Kerja
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 18.04