Jakarta · Selasa, 6 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Sampah Plastik Jadi Bernilai, Pertamina Dorong Ekonomi Sirkular di Desa Kutawaru

Pertamina mengimplementasikan program Desa Energi Berdikari (DEB) di Desa Kutawaru, Cilacap, untuk mengatasi masalah jarak TPS yang jauh dan kebiasaan warga membuang sampah sembarangan. Melalui Bank Sampah Abhipraya yang dikelola Herry Yanto, sampah plastik non-organik kini diolah menjadi produk bernilai tambah seperti pot bunga dan meja kafe menggunakan mesin pencacah bertenaga PLTS.

Penggunaan PLTS menekan biaya operasional energi, sehingga meningkatkan keuntungan ekonomi masyarakat. Hasil cacahan plastik memiliki nilai jual tinggi, mencapai Rp12.000 per kilogram, jauh melampaui harga sampah plastik biasa yang hanya Rp1.500 hingga Rp2.000 per kilogram. Meski demikian, tantangan utama masih terletak pada edukasi pemilahan sampah bagi warga dan ketergantungan harga beli pada pengepul.

Berita terkait