Sarjana Pilih Jadi ART di Taiwan, Gaji Rp10 Juta Sebulan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Maha, lulusan Ekonomi Pembangunan UM Ponorogo, bekerja sebagai ART di Taiwan sejak usia 27 tahun. Setelah dua tahun di Perhutani KPH Jember dengan gaji UMR yang tidak mencukupi biaya kos dan utang orang tua, ia memilih Taiwan karena pekerjaan tidak membayar kos. Di Taiwan, Maha menghasilkan Rp10 juta/bulan dengan jam kerja 05.30-20.30, bertanggung jawab memasak, membersihkan, dan mencuci pakaian. Ia berhasil melunasi semua utang keluarga dalam tahun pertama. Pengalaman ini membuat pendidikan sarjana tidak sia-sia, melatih adaptasi budaya dan bahasa.
Bagikan
Berita terkait
Kemnaker Beberkan Syarat Aman Kerja di Luar Negeri
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 12.46
Taiwan Sampai Jepang Buka Lowongan Kerja, Masih Ada 215.603 Posisi
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 17.43
Wamen P2MI Ungkap Ada 289 Ribu Loker Luar Negeri, Baru Terisi 20-an Persen
kumparan · 2 September 2026 pukul 17.05
BI: Akselerasi ekonomi digital meningkat di tengah risiko geopolitik
ANTARA News · 24 September 2026 pukul 15.39