Sarjana RI Pilih Jadi ART di Taiwan, Gaji Rp10 Juta Sebulan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Maha (31), lulusan Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Ponorogo, memilih bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di Taiwan setelah sebelumnya kesulitan dengan penghasilan UMR di Indonesia. Pada usia 27, ia berangkat ke Taiwan setelah dua tahun bekerja di Perhutani KPH Jember. Di Taiwan, Maha menerima gaji sekitar Rp10 juta per bulan dengan jam kerja dari pukul 05.30 hingga 20.30. Tugasnya mencakup memasak, membersihkan rumah empat lantai, mencuci pakaian, berbelanja, dan sesekali menjaga bayi. Meski lelah, ia mendapat fasilitas kamar pribadi dan kebebasan beribadah.
Keputusan Maha dipengaruhi oleh pengalaman keluarga yang pernah bekerja sebagai pekerja migran. Proses rekrutmen hingga keberangkatan memakan waktu sekitar lima bulan. Dengan penghasilan di Taiwan, Maha berhasil melunasi seluruh utang keluarga dalam setahun pertama. Ia menyatakan tidak menyesal meninggalkan pekerjaan kantoran, menilai pendidikan sarjanya tetap berguna dalam mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi.
Cerita Maha mendapat respon positif dari warga media sosial, banyak di antaranya mengaku memiliki pengalaman serupa seperti lulusan D1 Administrasi yang kini bekerja di Hong Kong selama enam tahun, atau lulusan S1 Manajemen yang bekerja di Singapura.
Bagikan
Berita terkait
Satu Dekade Menahan Rindu, BRI Kasih Kejutan ke PMI di Taiwan
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 12.36
Dari Taiwan untuk Keluarga di Indonesia, Simak Cara Kelola Gaji Tepat!
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 21.44
6 Isu yang Dibahas KTT Trump dan Xi Jinping di AS Hari Ini
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 10.10
Sempat Saling 'Serang' Lewat Perang Dagang, Trump & Xi Jinping Kini Duduk Bareng
Detik.com · 24 September 2026 pukul 08.35