6 Isu yang Dibahas KTT Trump dan Xi Jinping di AS Hari Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump menyambut Presiden China Xi Jinping di Washington untuk KTT kedua mereka tahun 2026, bertujuan menciptakan stabilitas dalam hubungan bilateral yang tegang akibat perang dagang dan perselisihan teknologi. KTT ini bertepatan dengan pemilihan umum paruh waktu AS pada November, sehingga Trump berupaya mengumumkan hasil perdagangan positif, termasuk potensi pembelian pesawat Boeing dan produk pertanian AS oleh China. Gencatan senjata tarif dagang yang diperpanjang sejak Oktober 2025 akan berakhir pada 10 November, sehingga pasar khawatir akan kekacauan perdagangan global jika tidak diperbarui. China juga didesak untuk memenuhi komitmen pembelian produk pertanian AS senilai US$17 miliar per tahun hingga 2028, serta membuka pasar untuk daging sapi AS.
Di sisi lain, Beijing menekankan agar AS menunda larangan ekspor teknologi canggih ke China dan mendesak Washington untuk tidak mengganggu keterlibatan ekonomi dengan Taiwan. Trump sempat menggambarkan paket senjata AS ke Taiwan senilai US$14 miliar sebagai "alat negosiasi", sementara China berharap Trump secara terbuka menyatakan penolakan terhadap kemerdekaan Taiwan. Isu ini sensitif karena dapat memicu penolakan di Kongres AS dan merusak komitmen pertahanan terhadap sekutu seperti Jepang dan Korea Selatan.
KTT juga membahas kerja sama dan persaingan di bidang kecerdasan buatan (AI), dengan kedua negara mengakui risiko penyalahgunaan AI namun tetap bersaing ketat. China mendominasi pasokan rare earth global (70% penambangan, 85% pemurnian), memberi Beijing keunggahan dalam perundingan. Isu lain meliputi hubungan China dengan Iran, yang menjadi sorotan AS, meski China menunjukkan sedikit kecenderungan untuk memediasi konflik regional.
Bagikan
Berita terkait
Trump-Xi Bertemu di Washington, Ini 6 Isu Panas yang Dibahas
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 21.00
Presiden Tak Mau Disetir Amerika dan China, Blak-Blakan Bilang Begini
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 13.05
Pertama di Dunia, Satu Negara Lumpuh Dibobol AI Tanpa Bantuan Manusia
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.40
Penerimaan Negara Naik, Presiden Mau Bagi Rp5,5 Juta ke Setiap Warga
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 06.05