Sayembara Ijazah Gibran Makin Panas, Denny Indrayana Sebut Ada Pihak yang Menghalangi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sayembara ijabazah SMA Gibran Rakabuming Raka mengalami gangguan ketika nomor WhatsApp untuk menerima komitmen sumbangan tiba-tiba tidak bisa diakses, menurut pakar hukum tata negara Denny Indrayana. Sayembara yang awalnya dibuka dengan hadiah Rp100 juta melonjak drastis menjadi Rp2,01 miliar pada 21 Agustus 2026, lalu mencapai Rp2,4 miliar hingga mendekati Rp3,5 miliar per 22 Agustus 2026. Gibran pernah menempuh pendidikan di Orchid Park Secondary School, Singapura, dan proses penyetaraan dokumen pendidikan luar negeri miliknya digugat ke ranah hukum oleh pihak-pihak yang menilai syarat pencalonan wakil presiden harus lulusan SMA atau sederajat.
Bagikan
Berita terkait
Tak Ada Gunanya Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 M, Eks Kader PSI: Dia Tidak Punya
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 11.45
Denny Indrayana Disebut Kerja Jadi Sopir Taksi Online di Australia, Kini Hadiah Sayembara Ijazah Capai Rp1,26 Miliar
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 16.42
Soal Sosok Donatur di Balik Sayembara Ijazah Gibran, Denny Indrayana: Sampai Per Detik Ini...
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 03.20
Kejanggalan Ijazah Gibran Dibongkar Kader PDIP: Kalau Benar Dokumen Pendidikan Beliau...
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 02.40