Selain Minyak, Iran dan China Diduga Bahas Masalah Nuklir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi bertemu Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Beijing pada Rabu (16/9/2026) untuk membahas program nuklir Iran. Amerika Serikat bersama Prancis, Jerman, dan Inggris mendesak IAEA merujuk Iran ke Dewan Keamanan PBB, langkah yang ditolak China dan Rusia yang berpotensi menggunakan hak veto. Tekanan terhadap Iran juga melalui sanksi kembali, sekaligus kegagalan Mohammad Eslami menghadiri Konferensi Umum IAEA karena pengecualian perjalanan tidak disetujui. Iran menolak tuduhan program nuklir untuk senjata, menyatakan tujuan damai. China tetap mendukung Iran secara ekonomi, menjadi pembeli utama minyak Iran meski menghadapi sanksi AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 22.00
Trump Kian Kalap "Gunduli" Ekonomi Iran, China Siap Jadi Juru Selamat?
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 07.15
AS Sebut Perang Iran akan Memasuki Fase yang Sangat Berbeda dalam Beberapa Bulan Lagi
Berita terkait
5 Anggota Tetap Dewan Keamanan PBB Bentrok Soal Mekanisme Sanksi Iran
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 15.15
Bela Iran, Rusia dan China 'Adu Mulut' dengan Barat Soal Nuklir di PBB
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 20.56
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 11 September 2026 pukul 17.34
China Bela Iran, tapi Hubungan dengan AS Lebih Penting?
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 12.40