Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Semangat Koperasi Berhembus di Festival Lembah Baliem

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan pentingnya koperasi sebagai lembaga ekonomi yang menyatukan kekuatan masyarakat, terutama di Papua Pegunungan. Hal ini disampaikan saat mengunjungi Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 di Kampung Walesi, Jaya Wijaya, Papua Pegunungan, pada Jumat (7/8). Festival ini menjadi ajang strategis bagi masyarakat setempat untuk mempromosikan hasil bumi, kerajinan, dan budaya Tanah Papua ke pasar domestik dan internasional. Ferry menekankan bahwa koperasi harus menjadi "rumah besar" bagi petani kopi, pengrajin noken, pelaku usaha, dan generasi muda Papua agar nilai tambah dari produk lokal tetap dinikmati oleh rakyat. Ia juga mengimbau sanggar seni dan petani kopi di Wamena untuk membentuk koperasi guna meningkatkan skala ekonomi dan akses pasar.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati menilai potensi wisata di Kabupaten Jayawijaya, khususnya kekayaan adat, budaya, dan kopi, sangat besar. Menurutnya, pengembangan wisata di wilayah seperti desa wisata Kumukima dan Aikima perlu didorong agar menjadi pendapatan bagi daerah dan meningkatkan lama tinggal wisatawan. Bupati Jayawijaya Atenius Murip menambahkan bahwa festival ini memberi kesempatan bagi UMKM lokal untuk memamerkan karya kreatif, seperti kerajinan tangan dan kuliner khas. Ia mendukung saran Menteri Koperasi untuk membentuk badan usaha koperasi guna meningkatkan kapasitas dan skala ekonomi UMKM secara lebih efisien.

Dengan pembentukan koperasi, para petani kopi Wamena diharapkan memiliki posisi tawar yang lebih kuat, akses pembiayaan yang lebih mudah, dan peluang ekspor yang terbuka. Kementerian Koperasi juga mendukung pengembangan sektor pariwisana di Papua Pegunungan dan memperluas pemasaran kopi Wamena. Festival Lembah Baliem diharapkan ke depan semakin menarik dan dapat mengundang lebih banyak wisatawan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait