Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Semua Mata Soroti Dalang Ricuh Demo 27 Agustus, Anies: Kita Semua Tahu, Ada Jenazahnya, Ada Video...

Kasus kekerasan dalam demonstrasi 27 Agustus 2026 semakin memicu sorotan publik setelah Bambang Setiawan, seorang penjual cermin, meninggal dunia diduga dikeroyok oleh sekelompok orang berpakaian hitam pada 28 Agustus 2026. Menanggapi hal ini, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta agar kasus ini diusut secara menyeluruh dengan menggunakan bukti nyata seperti jenazah korban dan rekaman video. Anies menekankan bahwa keberadaan bukti tersebut harus menjadi landasan bagi aparat untuk mengungkap seluruh rangkaian kejadian dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.

Anies juga menegaskan bahwa kejadian ini tidak boleh berdiam hingga muncul berbagai dugaan tanpa tindak lanjut. Ia memperingatkan bahwa kegagalan mengusut kekerasan secara tuntas dapat menciptakan kekosongan hukum yang memungkinkan kejadian serupa terulang. Bagi Anies, kasus ini juga menjadi ujian bagi negara untuk menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan hukum kepada warganya.

Sebelumnya, aksi demonstrasi 27 Agustus 2026 digerakkan oleh Aliansi Masyarakat Peduli Bersih (AMPB) dengan tuntutan utama pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor. Aksi tersebut bubar secara resmi sekitar pukul 13.00 WIB setelah pimpinan massa diterima di ruang sidang DPR. Namun, kericuhan justru terjadi setelah aksi resmi berakhir, melibatkan berbagai kelompok termasuk mahasiswa, pengemudi ojek online, dan masyarakat sipil.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait