'Semua Orang Cocok Dampingi Anies Baswedan di Pilpres 2029, Kecuali Gibran'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menjelang Pilpres 2029, wacana pemasangan calon presiden dan wakil presiden mulai bermunculan, termasuk spekulasi duet antara Anies Baswedan dan Gibran Rakabuming Raka. Gagasan tersebut langsung ditolak secara tegas oleh loyalis Anies, Geisz Khalifah. Geisz menyatakan bahwa Anies cocok berpasangan dengan figur mana pun, kecuali dengan Gibran karena menyangkut persoalan etika dan putusan Mahkamah Konstitusi terkait batas usia pencalonan.
Geisz menegaskan bahwa dukungannya terhadap Anies sejak awal didasarkan pada kesamaan visi, gagasan, dan integritas, bukan demi mengejar kekuasaan elektoral semata atau keuntungan materi. Menurutnya, menggandeng Gibran demi memperbesar peluang kemenangan politik justru bertentangan dengan prinsip perjuangan serta berisiko merusak nilai-nilai moral yang selama ini diyakini oleh para pendukungnya.
Meskipun memahami kompromi merupakan bagian dari dinamika politik, Geisz menilai batasan moral dan etika tidak boleh dilanggar. Ia pun menyatakan kesiapannya untuk mengambil jarak dan berhenti mendukung jika Anies di masa depan mengambil langkah kompromistis yang keluar dari garis prinsip perjuangan awal demi meraih kekuasaan.
Bagikan
Berita terkait
Anies Dinilai Terlalu Bersih untuk Berpasangan dengan Gibran
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 12.00
Kalkulasi Jokowi: Peluang Gibran Kembali Jadi Cawapres Prabowo Makin Kecil
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 11.20
Duduk Diapit Jokowi-Gibran, Prabowo Kirim Sinyal Apa di HUT RI ke-81?
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 10.20
Anies dan Jokowi Sudah Menatap 2029, Ganjar: Daripada Kita Ngomong Gede Tapi Nol…
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 16.00