Jamin Keamanan Data, Kebijakan Tepat Sasaran Lewat Sensus Ekonomi 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia melaksanakan Sensus Ekonomi 2026, agenda statistik besar yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setiap sepuluh tahun. Sensus ini bertujuan untuk menyusun peta ekonomi Indonesia secara menyeluruh, yang menjadi fondasi untuk memperkuat transformasi tata kelola data nasional dan mendukung pengambilan keputusan pembangunan berdasarkan data akurat.
Dalam pelaksanaannya, BPS menjamin kerahasiaan data responden sesuai amanat undang-undang. Nomor Induk Kependudukan (NIK) hanya digunakan untuk verifikasi identitas melalui sistem Dukcapil, tanpa memfoto dokumen seperti KTP atau kartu keluarga. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menegaskan bahwa ini adalah sensus ekonomi, bukan sensus perpajakan, untuk menjaga kepercayaan publik.
Komitmen keamanan data ini penting karena kualitas kebijakan bergantung pada kualitas informasi dari masyarakat. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan dapat memberikan gambaran ekonomi yang akurat dan mendukung kebijakan pemerintah yang tepat sasaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 12.00
Jamin Keamanan Data, Kebijakan Tepat Sasaran Lewat Sensus Ekonomi 2026
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 08.15
Sensus Ekonomi 2026: Cerita, Canda, dan Tawa di Balik Data
Berita terkait
Pelancong asal Malaysia Dominasi Kunjungan Wisman ke Indonesia
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 20.00
Kunjungan Turis Asing ke RI Capai 10,58 Juta sampai Agustus 2026
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 15.50
Permintaan Kopi-Besi Loyo, Ekspor Pertanian dan Tambang RI Turun 2 Digit
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 15.00
BPS: Kenaikan harga cabai rawit dan cabai merah meluas
ANTARA News · 21 September 2026 pukul 10.37