Serangan Kapal di Selat Hormuz Meningkat, Ketegangan AS-Iran Memanas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Serangan terhadap kapal di Selat Hormuz meningkat seiring mandeknya perundingan untuk mengakhiri perang di Timur Tengah. UKMTO melaporkan proyekil menghantam kapal pengangkut curah, sementara dua kapal milik Abu Dhabi National Oil Co. sering menjadi sasaran. Tidak ada korban dalam serangan terbaru. Selat Hormuz jalur strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab, melalui mana sekitar satu kelima minyak dunia melewati. AS menuntut akses pelayaran bebas, Iran menolak. Harga minyak Brent naik hampir 6% per minggu. IMO mencatat 65 insiden kapal, 17 pelaut tewas. Perang dimulai 28 Februari dengan serangan AS-Israel terhadap Iran. Trump menyatakan kebijakan ekonomi baru, menyebut blokade pelabuhan Iran sebagai "dinding baja", dan mengancam menyatakan Selat Hormuz sebagai wilayah AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 09.04
Harga Minyak Dunia Siap Meledak di Tengah Kebuntuan Negosiasi Damai AS-Iran, Selat Hormuz Mencekam
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 05.27
Sesumbar Trump Dibalas Ejekan Iran 'Sembunyi di Truk Makanan'
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 21.00
Harga Minyak Dunia Tembus USD88,52 per Barel, Melonjak 6% dalam Sepekan
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.30
Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$90 per Barel Pekan Depan
Berita terkait
Rupiah Hari Ini Anjlok ke 17.861 Tersengat Konflik AS-Iran
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 19.15
Harga Minyak Sentuh US$84,32, Selat Hormuz Masih Jadi Isu
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 10.50
Harga Minyak Dunia Tertahan, Kesepakatan Selat Hormuz Dinanti
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 07.40
Harga Minyak Bangkit, Ancaman Hormuz Belum Hilang
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 09.15