Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$90 per Barel Pekan Depan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah dunia West Texas Intermediate (WTI) diprediksi naik ke US$90 per barel dalam sepekan ke depan. Proyeksi ini disampaikan pengamat ekonomi Ibrahim Assuaibi dengan rentang US$74,30 hingga US$91,60 per barel. Faktor utama kenaikan harga adalah ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik antara AS dan Iran serta serangan kapal tanker di Selat Hormuz. Ketegangan diperparah dengan aksi Houthi di Yaman yang menyerang kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah, serta pemberontakan di Nigeria yang menyerang kilang minyak. Ibrahim memrediksi harga WTI masih di atas US$80 per barel pada 2027 karena risiko perang di Laut Merah dan Selat Hormuz. Target harga minyak mentah Indonesia (ICP) pada APBN 2027 ditetapkan US$75 per barel, namun proyeksi ini keraguan akibat eskalasi konflik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 09.04
Harga Minyak Dunia Siap Meledak di Tengah Kebuntuan Negosiasi Damai AS-Iran, Selat Hormuz Mencekam
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.35
Komandan Angkatan Darat Iran Tegaskan AS tidak Berhak Memasuki Teluk Persia
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 21.00
Harga Minyak Dunia Tembus USD88,52 per Barel, Melonjak 6% dalam Sepekan
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.26
Trump Sesumbar soal Hormuz, Parlemen Iran Ejek 'Sembunyi di Truk Makanan'
Berita terkait
AS-Iran Damai, Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi ke Level Terendah: Brent Dijual USD84/Barel
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 21.32
Harga Minyak Merosot Setelah Ekspor Lewat Selat Hormuz Meningkat
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 07.53
Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Dunia Bertahan Dekat US$ 89 per Barel
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 07.45
Breaking! AS-Iran Kembali Memanas, Negosiasi Damai Buntu
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 07.00