Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Server AI Nvidia Bakal Makin Mahal, Ini Biang Keroknya

Harga server AI Nvidia diperkirakan naik lebih dari 15% mulai awal 2027 akibat lonjakan harga chip memori DRAM. Kenaikan ini berlaku pada sistem dengan chip generasi terbaru seperti Vera Rubin dan Grace Blackwell. Pelanggan besar seperti Microsoft, Google, dan Oracle sudah diberi tahu mengenai potensi kenaikan tersebut. Besaran penyesuaian harga bergantung pada generasi chip dan konfigurasi memori yang digunakan.

Tekanan biaya ini disebabkan ketidakseimbangan pasok dan permintaan chip memori yang dikontrol Samsung, SK Hynix, dan Micron. Meski ketiganya meningkatkan kapasitas produksi, permintaan yang melonjak akibat pembangunan infrastrustruktur AI belum terpenuhi. Akibatnya, para produsen memori semakin berpengaruh menentukan harga komponen.

Nvidia tetap mendominasi pasar akselerator AI dengan margin kotor sekitar 75%. Namun, kenaikan harga server ini akan menambah beban biaya bagi perusahaan teknologi yang sedang memperluas pusat data AI. Beberapa perusahaan seperti Amazon, Microsoft, Google, dan Meta sedang mengembangkan chip AI mereka sendiri, namun masih bergantung pada Nvidia untuk kebutuhan sementara.

Berita terkait