Wall Street Rebound, tetapi Saham AS Tetap Melemah Sepekan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks saham utama AS ditutup menguat pada Jumat (21/8), namun tetap dalam zona merah mingguan. Dow Jones naik 0,98% menjadi 53.277,01, S&P 500 naik 0,43% menjadi 7.674,37, dan Nasdaq naik 0,44% ke 26.180,46. Kinerja mingguan menurun: S&P 500 turun 1,43%, Nasdaq koreksi 2,05%, Dow Jones melemah 0,85%. Yield obligasi pemerintah AS menjadi faktor penentu, setelah fluktuasi. Pertumbuhan sektor jasa Agustus paling kuat dua tahun, meski manufaktur melambat akibat gangguan pasokan Iran. UBS menaikkan target S&P 500 akhir tahun ke 8.100. Harga minyak naik 6,39% (Brent) dan 5,66% (AS) berdasarkan ancaman sanksi Trump ke Iran. Bitcoin naik 6,4% ke level tertinggi Mei. Pekan depan fokus pada laporan keuangan Nvidia, Intuit, Salesforce, CrowdStrike, serta data PCE Juli dan pidato Fed di Jackson Hole.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 23 Agustus 2026 pukul 12.00
Soroti Asumsi ICP USD 75 per Barel, Eks Menteri BUMN Ungkap Ancaman Beban Fiskal
Berita terkait
Wall Street Ambruk, JurusMenkeu AS Redam Utang Gagal Total?
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 14.55
Wall Street Ambruk, Jurus Menkeu AS Redam Utang Gagal Total?
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 14.55
Wall Street Melemah, Tertekan Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 06.00
Citi Indonesia Ungkap Faktor Global dan Domestik yang Dapat Menurunkan Tekanan terhadap Nilai Tukar Rupiah
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.30