SIG Pangkas Emisi Semen hingga 38%, Bahan Bangunan Hijau Makin Digenjot
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mempercepat konstruksi berkelanjutan melalui kolaborasi dengan Green Building Council Indonesia (GBCI). SIG menghadirkan inovasi bahan bangunan rendah emisi yang diproduksi menggunakan prinsip ekonomi sirkular, seperti pemanfaatan refuse-derived fuel (RDF) dari sampah dan biomassa dengan tingkat thermal substitution rate (TSR) mencapai 25%. Perusahaan juga mengoptimalkan operasional melalui energi terbarukan (solar panel, WHRPG) dan digitalisasi pabrik.
Upaya ini menghasilkan produk semen hijau dengan intensitas emisi hingga 38% lebih rendah dibanding semen konvensional tanpa mengurangi kualitas. Beberapa produk bersertifikasi Green Label yang diluncurkan meliputi PwrPro dan MaxStrength Pro, serta inovasi beton seperti ThruCrete dan Bata Interlock Presisi. Seluruh produk SIG telah tersertifikasi SNI dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) melebihi 90% untuk meningkatkan daya saing nasional dan global.
Bagikan
Berita terkait
Pendapatan SIG Naik 13,1%, Penjualan Semen Tembus 18,28 Juta Ton
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 18.01
Perkuat Ekosistem Bisnis Terintegrasi & Jaringan Distribusi, SIG Maksimalkan Pertumbuhan Kinerja
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 03.29
Hadapi Regulasi Karbon Ketat Eropa, IBC Targetkan Solar PV Beroperasi 2027
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 20.00
Kopdes dan Sekolah Rakyat Topang Pertumbuhan Semen Indonesia hingga Akhir 2026
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 17.20