Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Sindir Keras Jokowi, Said Didu: Berapa Nyawa yang Jadi Tumbal saat Bapak Berkuasa?

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Al-Falah, Kebumen, mengingatkan para pemimpin agar tidak menjadikan kekuasaan untuk menekan atau menyakiti pihak lain. Ia menekankan bahwa kekuasaan bersifat sementara dan harus digunakan bijaksana, mengutip filosofi Jawa "lamun siro sekti ojo mateni" serta pernyataan "meski kamu sakti jangan suka menjatuhkan atau membunuh orang". Jokowi juga meminta para pemimpin masyarakat tidak bersikap semamah atau menghakimi warga dengan kata kasar.

Sebagai respons, mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu melontarkan sindiran lewat akun X dengan pertanyaan tajam: "Berapa orang yang Bapak penjarakan dan berapa nyawa yang jadi tumbal saat Bapak berkuasa?" Ia membuka tanggapan dengan kalimat "Izinkan #sayaketawa" sebelum mempertanyakan catatan kekuasaan Jokowi.

Kontroversi ini menambah tekanan politik sebelum kemungkinan kandidat presiden 2024, dengan pihak sektor pro-prabowo menilai sindiran Jokowi sebagai arahan tajam kepada Prabowo Subianto.

Berita terkait