Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Sinergi Danantara-TelkomGroup Dorong Pasar InfraNexia Tumbuh 37,6%

PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) mencatat pendapatan Rp7,7 triliun pada semester I 2026, dengan pertumbuhan 37,6% yang didorong sinergi dengan TelkomGroup dan Danantara Indonesia. Pendapatan dari pelanggan di luar TelkomGroup tumbuh 31% secara tahunan mencapai Rp939 miliar, mencerminkan peningkatan kepercayaan industri telekomunikasi, ISP, dan penyedia layanan digital terhadap infrastruktur InfraNexia. Transformasi ini terjadi setelah pengalihan sebagian bisnis dan aset wholesale fiber connectivity dari Telkom pada 1 Januari 2026, yang memperluas skala operasi dan kapabilitas infrastruktur perusahaan.

Segmen Wholesale Network yang mencakup Metronexia, Wavenexia, dan IP Nexia mencatat pertumbuhan pendapatan 12,7% secara tahunan, didukung permintaan konsisten terhadap layanan core network dan kebutuhan kapasitas yang berkembang. InfraNexia juga memperkuat portofolio melalui segmen FTTx & Infrastructure Sharing untuk mendukung konektivitas dan optimalisasi penggunaan infrastruktur. Pada sisi profitabilitas, perusahaan mencapai margin EBITDA sebesar 54,5% pada periode yang sama, didukung oleh disiplin operasional, optimalisasi biaya, dan digitalisasi proses bisnis.

Untuk mendukung pertumbuhan dan transformasi, jumlah karyawan InfraNexia meningkat dari 1.128 menjadi 1.338 orang sepanjang semester I 2026. Direktur Utama Lukman Hakim Abd. Rauf menyatakan optimisme bahwa transformasi ini memperkuat daya saing InfraNexia sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi terbuka. InfraNexia berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan melalui inovasi dan modernisasi jaringan, sekaligus memperluas kolaborasi dengan seluruh pelaku industri untuk menciptakan nilai yang lebih besar bagi pelanggan, pemegang saham, industri, dan negara.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait