Sinergi SMV Kemenkeu Dorong Kemiri NTB Tembus Pasar Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Keuangan meluncurkan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Sinergi SMV 2026 di Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mengembangkan kemiri menjadi komoditas ekspor bernilai tambah. Program ini menjangkau 40 desa dan 350 petani dengan lahan 7.836 hektar, menghasilkan 120 ton per tahun. Delapan SMV berperan: LPEI mendukung pascapanen, PT PII kuatkan petani, PT SMI bibit, PT SMF sentra produksi, PT GDE energi surya, PT Karabha pascapanen, IIF & PT SEGA briket/minyak. Target: produksi 2.400-3.600 ton, pendapatan petani naik 20-25%, efisiensi 60-70%, ekspor ke 3-6 negara baru, nilai ekonomi Rp30-40 miliar/tahun. Kemiri NTB perlu dikembangkan menjadi produk industri siap pakai (kemiri kupas, bubuk, pasta bumbu) untuk menjangkau pasar global seperti Tiongkok, AS, Jerman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 20.30
Komoditas Lokal NTB Siap Go Global, Kemiri Disiapkan Tembus Pasar Ekspor
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 17.41
Kemiri NTB Dibidik Jadi Komoditas Ekspor, 350 Petani Dapat Pendampingan
Berita terkait
FOTO: Kakao Jembrana Tembus Pasar Dunia, Petani Bali Ketiban Untung
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 13.25
Hari Tani, Harga Pupuk Subsidi Makin Terjangkau
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 03.11
Penyerapan Beras Petani Capai 4 Juta Ton
Detik.com · 25 September 2026 pukul 22.20
Mendag Ungkap Alasan RI Ngotot Kejar Perjanjian Dagang dengan AS
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 20.23