Skema Pembiayaan LRT Haga-Utsunomiya yang Unik, Bikin Tarif Lebih Murah dari Bus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pembangunan LRT Haga-Utsunomiya di Kota Utsunomiya, Tochigi, menggunakan skema 'Publicly Built, Privately Operated Vertical Separation'. Sektor publik membangun infrastruktur (rel, depo, pemberhentian) dengan total anggaran 68,4 miliar yen, ditanggung 50% subsidi pemerintah pusat dan sisanya Kota Utsunomiya (31 miliar yen) serta Kota Haga. Operasional dilakukan Utsunomiya Light Rail Co., Ltd. yang menyewa armada. Tarif LRT 400 yen untuk jarak 14,6 km lebih murah daripada bus (900-1.000 yen). LRT menjadi pilar jaringan transportasi utama dalam strategi Network-type Compact City, menggunakan 100% energi terbarukan dari fasilitas pengolahan sampah dan panel surya. Rencana perpanjangan rute 5 km ke barat dengan proyeksi 31.000 penumpang harian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 19 September 2026 pukul 10.20
Berbagi Beban di Jalur Rel: Menakar Prospek Danantara di Megaproyek LRT Jakarta
Detik.com · 18 September 2026 pukul 09.05
3 Stasiun LRT Kelapa Gading-Manggarai Belum Beroperasi, Ini Alasannya
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 18.54
Ahmad Luthfi Targetkan Pembangunan KBT Tawang–Weleri–Batang Rampung Dua Tahun
Berita terkait
Pembangunan LRT Manggarai-Dukuh Atas Dimulai Januari 2027, Rampung Agustus 2028
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 13.15
Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp 8 Selama 8 Hari, Setelah Itu Rp 5.000
kumparan · 16 September 2026 pukul 19.02
LRT Kelapa Gading-Manggarai Beroperasi, Warga: Mantep Banget Alhamdulillah
Detik.com · 16 September 2026 pukul 17.13
Prabowo Minta Danantara Bantu Pramono Perpanjang LRT hingga JIS
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 16.44