Soal Ketegangan di Muktamar NU ke-35, Gus Ipul Sebut sebagai Dinamika Forum
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gus Ipul, Ketua Panitia OC Muktamar NU ke-35, menilai ketegangan di depan ruang Sidang Pleno tidak harus ditafsirakan secara parsial. Ia menjelaskan ketegangan sebagai bagian dari dinamika perhelatan besar organisasi yang melibatkan aksi orasi, protes, serta tuntutan perubahan Perkum. Panitia memastikan proses berlangsung dengan baik, sementara keputusan di Muktamar bersifat mengikat. Ia menegaskan musyawarah sebagai tradisi penyelesaian internal NU. Saat ini, suasana di sekitar arena persidangan kembali kondusif dengan proses tabulasi suara usulan AHWA sedang berlangsung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 23.40
Gus Ipul Perkirakan Pemilihan Ketum PBNU Dilakukan Besok
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 21.32
Gus Ipul Sebut Ketum PBNU Dipilih lewat AHWA Tak Kurangi Hak Muktamirin
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 06.00
5 Nama Calon Ketum PBNU yang Diusulkan di Muktamar ke-35 NU
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 05.49
Yenny Wahid: Kultur NU Itu Musyawarah, Bukan Chaos
Berita terkait
Gus Ipul Respons Ma’ruf Amin soal AHWA: Sudah Dilakukan 2 Muktamar Terakhir
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 20.24
Pesan Khusus Kiai Sepuh AHWA untuk Rais Aam KH Miftachul Akhyar
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 05.40
Muktamar ke-35 NU, Kiai Miftahul Akhyar Ditetapkan Sebagai Rais Am PBNU
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 04.00
Muktamar ke-35 NU, KH Miftachul Akhyar Kembali Terpilih Jadi Rais Aam PBNU
Liputan6.com · 30 Agustus 2026 pukul 23.42