Soal Skripsi Jokowi Disebut Berantakan, Dekan Kehutanan UGM Jelaskan Alasan Teknis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Universitas Gadjah Mada (UGM) menjelaskan tampilan skripsi Presiden Joko Widodo yang disebut berantakan. Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Sigit Sunarta, mengatakan kondisi tersebut harus dilihat dari konteks zaman 1980-an ketika proses penyusunan skripsi masih manual menggunakan ketikan tangan, revisi, dan percetakan. Proses pencetakan yang tidak terstruktur secara digital membuat lembar pengesahan tidak mencantumkan tanggal secara otomatis. Sigit menegaskan tidak ada tanggal pada lembar pengesahan tidak membuat skripsi atau kelulusan Jokowi tidak sah, karena dasar hukumnya adalah Berita Acara Ujian Pendadaran yang berisi hasil dan nilai ujian.
Bagikan
Berita terkait
Ijazah Fisik Masih Rahasia tapi Skripsi Jokowi Sudah Digital, Ini Kata UGM
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 18.24
Mulai Besok Pendakian di 9 Taman Nasional RI Ini Ditutup Sementara
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 15.55
9 Taman Nasional Ditutup Imbas Karhutla: Semeru hingga Gede Pangrango
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 14.32
Ketua Partai Hijau Kritik Nahkoda Baru di PBNU: 'Mau Siapa pun, Paling Jadi Alat Stempel Rezim'
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 11.32