Solusi Kendala Peternak: Telur Diserap MBG, Pakan Dibantu Bulog
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/4261962/original/044473000_1671083484-harga_telur_ayam_di_tingkat_peternak_mencapai_29_ribu-ARBAS_6.jpg)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah melindungi peternak ayam skala kecil melalui dua strategi utama. Pertama, mendorong penyerapan telur ayam peternak secara langsung via program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Badan Gizi Nasional (BGN). Kementerian Pertanian telah mengirim surat resmi dan berkoordinasi langsung dengan Kepala BGN, yang sudah menyetujui kebijakan ini untuk memberikan kepastian pasar di tengah fluktuasi harga.
Kedua, mengatasi biaya produksi tinggi akibat mahalnya pakan dan Day Old Chick (DOC). Mentan telah menginstruksikan Perum Bulog menyelenggarakan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan menyelurkan pakan bersubsidi hingga Desember 2026. Langkah ini bertujuan meringankan beban operasional peternak rakyat.
Guna menyelaraskan kebijakan, Mentan berkomunikasi dengan Ketua Asosiasi Peternak Indonesia dan menggelar rapat konsolidasi nasional di Surabaya melibatkan produsen pakan, tim MBG, Kementerian Pertanian, dan Satgas. Amran memperingatkan keras terhadap praktik mafia dan koruptor yang merugikan peternak kecil, menegaskan pemerintah akan berpihak pada peternak rakyat.
Bagikan
Berita terkait
Harga Beras Masih Naik di 135 Daerah, Kemendagri Minta Evaluasi
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 17.17
Cadangan Beras Pemerintah Tersisa 4,7 Juta Ton di Pertengahan September
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 02.32
BULOG Gelontorkan Beras ke Pasar dan Ritel, Jaga Harga di Konsumen Tetap Sesuai HET
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 05.22
Jaga Harga Sesuai HET, Jajaran BULOG Gelontorkan Beras ke Pasar & Ritel
Detik.com · 4 September 2026 pukul 21.25