Harga Beras Masih Naik di 135 Daerah, Kemendagri Minta Evaluasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta evaluasi menyeluruh terhadap 135 kabupaten/kota yang masih mengalami kenaikan harga beras meski telah dilakukan intervensi stabilisasi. Secretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir menyatakan pengendalian harga pangan harus konsisten untuk menjaga daya beli masyarakat, sekaligus menyatakan bahwa hampir 200 kali rapat koordinasi pengendalian inflasi telah digelar setiap minggu. Berdasarkan BPS, inflasi Agustus 2026 mencatat 0,21 persen month-to-month, dengan kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi 0,57 persen. Daging ayam ras, cabai rawit, ikan segar, dan beras merupakan komoditas yang menyumbang inflasi. Sulawesi Utara dan Gorontalo memiliki IPH relatif tinggi masing-masing 12,45 persen dan 10,25 persen, dengan pemicu utama cabai rawit, cabai merah, daging sapi, dan beras. Tomsi meminta intervensi tidak hanya dilakukan program, tetapi juga diikuti evaluasi hasilnya, sekaligus meminta Bulog untuk melakukan evaluasi bersama daerah untuk mengetahui penyebab harga masih tinggi meski upaya stabilisasi telah dilakukan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 September 2026 pukul 17.07
Beras di Ritel Modern Kosong Imbas Fortifikasi Disetop, Mentan Buka Suara
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 15.50
Kapan Harga Beras Turun? Ini Jawaban Amran
Detik.com · 21 September 2026 pukul 14.44
Sekjen Kemendagri Minta Evaluasi Intervensi Harga Pangan Daerah
kumparan · 21 September 2026 pukul 14.25
Sekjen Kemendagri Minta Evaluasi Intervensi Harga Pangan di Daerah
Berita terkait
Harga Pangan Hari Ini: Beras Kualitas Bawah Mulai Turun
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 11.25
BULOG Gelontorkan Beras ke Pasar dan Ritel, Jaga Harga di Konsumen Tetap Sesuai HET
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 05.22
Jaga Harga Sesuai HET, Bulog Gelontorkan Beras ke Pasar dan Ritel
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 21.12
Persoalan Struktural Kenapa Harga Beras Naik Terus
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 13.14