Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Harga Beras Masih Naik di 135 Daerah, Kemendagri Minta Evaluasi

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta evaluasi menyeluruh terhadap 135 kabupaten/kota yang masih mengalami kenaikan harga beras meski telah dilakukan intervensi stabilisasi. Secretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir menyatakan pengendalian harga pangan harus konsisten untuk menjaga daya beli masyarakat, sekaligus menyatakan bahwa hampir 200 kali rapat koordinasi pengendalian inflasi telah digelar setiap minggu. Berdasarkan BPS, inflasi Agustus 2026 mencatat 0,21 persen month-to-month, dengan kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi 0,57 persen. Daging ayam ras, cabai rawit, ikan segar, dan beras merupakan komoditas yang menyumbang inflasi. Sulawesi Utara dan Gorontalo memiliki IPH relatif tinggi masing-masing 12,45 persen dan 10,25 persen, dengan pemicu utama cabai rawit, cabai merah, daging sapi, dan beras. Tomsi meminta intervensi tidak hanya dilakukan program, tetapi juga diikuti evaluasi hasilnya, sekaligus meminta Bulog untuk melakukan evaluasi bersama daerah untuk mengetahui penyebab harga masih tinggi meski upaya stabilisasi telah dilakukan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait