Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Soroti Pendidikan Gibran, Mercy Sihombing Akui Dapat Ancaman Pembunuhan

Mercy Sihombing, pegiat pendidikan, menggugat keabsahan Surat Keterangan (Suket) penyetaraan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN). Ia menyoroti ketidaksesuaian dalam biodata dokumen, seperti sensor nama ibu sambil nama ayah (Jokowi) terbuka, serta ketiadaan lampiran KBRI. Setelah mengangkat isu ini, Mercy mengaku menerima ancaman pembunuhan melalui WA pribadi dan media sosial, termasuk komentar kasar dan ancaman langsung. Ia menegaskan gugatan bersifat administrasi, bukan politik, dan menekankan perlunya transparansi dalam proses penerbitan suket. Jika PTUN membatalkan suket, Gibran tetap dapat mengikuti Paket C di luar negeri secara hukum.

Berita terkait