Starbucks Bakal Tutup 250 Gerai demi Pangkas Biaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Starbucks akan menutup 250 gerai di Amerika Serikat, yang merupakan 1% dari total 18.000 gerai di Amerika Utara. Penutupan dilakukan karena lokasi tidak memenuhi standar pelayanan atau tidak menguntungkan secara finansial. Biaya restrukturisasi diproyeksikan US$300 juta, dengan US$200 juta untuk denda sewa dan pesangon karyawan. CEO Brian Niccol telah memimpin upaya perbaikan melalui renovasi kafe, peningkatan layanan, dan penyederhanaan menu. Penjualan di gerai AS naik 7,9% pada kuartal terakhir, menandai pemulihan bisnis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 25 September 2026 pukul 11.04
Starbucks Tutup 250 Gerai, Keluar Duit Rp 5,3 T, PHK Massal Mengintai
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 10.00
Starbucks Tutup 250 Gerai, Siap-Siap PHK Massal
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 21.31
Badai PHK Hantam Starbucks! 250 Gerai Tutup dan Ratusan Karyawan Kehilangan Pekerjaan
Berita terkait
Microsoft PHK Ratusan Karyawan Lagi, Nasib Game Terkenal Terancam
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 11.45
Skandal Daging hingga Anjing di Istana, Pejabat Kepresidenan Mundur
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 21.10
Ramai Isu Seller Tinggalkan Marketplace, Data DOKU Justru Berkata Lain!
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 15.55
Baru Sebulan, CEO Baru Apple Langsung PHK Pegawai
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 10.50