Starbucks Tutup 250 Gerai di Amerika Utara untuk Pemulihan Bisnis
Rangkuman gabungan dari 4 media · disusun dengan AI
Starbucks akan menutup 250 gerai di Amerika Utara, setara dengan 1% dari total 18.000 gerai perusahaan. Penutupan dilakukan pada lokasi yang tidak memenuhi standar pelayanan atau tidak menguntungkan secara finansial. Biaya restrukturisasi diproyeksikan US$300 juta, dengan US$200 juta untuk denda sewa dan pesangon karyawan. CEO Brian Niccol memimpin upaya perbaikan melalui renovasi kafe, peningkatan layanan, dan penyederhanaan menu. Penjualan di gerai AS naik 7,9% pada kuartal terakhir. Langkah ini merupakan kali kedua restrukturisasi serupa sejak Niccol menjabat CEO pada September 2024. Perusahaan belum merilis daftar lokasi yang ditutup namun akan mengumumkan resmi di akhir pekan ini. Beberapa media melaporkan biaya total restrukturisasi diproyeksikan hingga Rp15 triliun, dengan estimasi PHK massal menyentuh sekitar 900 karyawan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNN Indonesia
Starbucks Bakal Tutup 250 Gerai demi Pangkas Biaya
25 September 2026 pukul 09.15 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Starbucks Tutup 250 Gerai, Siap-Siap PHK Massal
25 September 2026 pukul 10.00 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Starbucks Tutup 250 Gerai, Keluar Duit Rp 5,3 T, PHK Massal Mengintai
25 September 2026 pukul 11.04 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Badai PHK Hantam Starbucks! 250 Gerai Tutup dan Ratusan Karyawan Kehilangan Pekerjaan
25 September 2026 pukul 21.31 · Baca aslinya ↗