Strategi Politik Cerdik Jokowi: Isu Percepatan Pemilu 2029 Dibocorkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pakar hukum tata negara Mahfud MD menilai isu percepatan Pemilu 2029 yang dilontarkan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi sebagai bagian dari strategi politik cerdik Presiden Joko Widodo (Jokowi). Meski Budi Arie mendapat kritik, isu ini justru memberi keuntungan politik bagi Jokowi. Menurut Mahfud, pernyataan Budi Arie tidak melanggar aturan, sehingga tidak akan dikenai sanksi hukum. Isu tersebut sengaja dibocorkan ke publik, sementara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ditampilkan seolah mendesak agar Budi Arie tidak membawa isu ini, sehingga menambah tekanan politik.
Mahfud menyoroti sikap Budi Arie yang muncul dua kali dengan pernyataan berbeda—pertama meminta maaf, lalu memberikan analisis bahwa percepatan pemilu mungkin terjadi. Menurutnya, hal ini merupakan bagian dari strategi politik yang menguntungkan Jokowi. Dinamika ini juga dikaitkan dengan arah serangan politik yang bergeser dari Jokowi ke Presiden Prabowo Subianto sejak 2024.
Dalam video yang viral, Budi Arie menyebut insting politiknya mengarah pada percepatan pemilu, yang disambut sorakan "Siap!" dari audiens. Ia membandingkan kondisi sosial-ekonomi saat ini dengan masa transisi Orde Baru ke Reformasi 1997–1999, ketika pemilu digelar lebih cepat pada 1999. Menurutnya, potensi percepatan pemilu sangat besar mengingat keresahan masyarakat dan kondisi ekonomi yang tidak membuat masyarakat merasa puas.
Bagikan
Berita terkait
Mahfud MD: Isu Percepatan Pemilu Sengaja Dilempar, PSI Diatur untuk Marah
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 15.35
Manuver Politik Canggih di Balik Video Budi Arie dan Jokowi, Mahfud MD: Nama Dia Itu Harus Beredar
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 19.41
Akhirnya Terungkap Peran Jokowi di Video Viral Ketum Projo Budi Arie
Warta Ekonomi · 29 Agustus 2026 pukul 09.09
Pengamat: Jokowi Titip Pesan ke Prabowo, Nasib Gibran Dipertaruhkan
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 07.40