Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Strategi Singapura biar Orang Nggak Takut Kawin

Pemerintah Singapura meluncurkan SG Child Support Package senilai S$ 62.000 (sekitar Rp 976 juta) per anak sebagai bagian dari strategi baru untuk mendorong angka kelahiran. Paket ini mencakup tunjangan tunai, kredit anak, dan dukungan akun pendidikan, yang akan diberikan kepada semua anak lahir pada 2026 atau berusia 1-17 tahun. Dukungan ini meningkatkan dari program sebelumnya yang hanya memberikan S$ 27.500-S$ 56.500 per anak tergantung urutan kelahiran.

Perdana Menteri Lawrence Wong menjelaskan pergeseran kebijakan dari insentif kelahiran ke dukungan jangka panjang sebagai orang tua. Pemerintah juga menambah cuti mengurus anak dan menanggung biaya cuti terkait anak dalam undang-undang hingga batas penggantian, mengurangi beban bagi pengusaha.

Strategi ini merespons penurunan angka kesuburan yang signifikan. Total Fertility Rate (TFR) Singapura turun dari 1,41 pada 2001 menjadi 0,87 pada 2025. Pada 2025, tercatat 29.864 kelahiran, penurunan 11,4% dari tahun sebelumnya, sementara selisih kelahiran dan kematian hanya 3.365 jiwa, terendah dalam sejarah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait