Subsidi Energi RAPBN 2027 Naik Jadi Rp272,9 T, Pemerintah Masih Kaji Besaran Final
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggaran subsidi energi dalam RAPBN 2027 direncanakan mencapai Rp272,9 triliun, naik sekitar Rp45,7 triliun (20,1%) dibandingkan outlook 2026 sebesar Rp227,2 triliun. Kenaikan ini mencakup subsidi Jenis BBM Tertentu dan LPG Tabung 3 kg sebesar Rp142.836,5 miliar (naik 22,2%) serta subsidi listrik sebesar Rp130.108,8 miliar (naik 17,8%). Namun, pemerintah menegaskan bahwa besaran subsidi ini mas masih dalam tahap pembahasan dan belum menjadi keputusan final. Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika, menyatakan bahwa keputusan akhir akan ditetapkan pada September atau Oktober 2026 setelah melalui proses harmonisasi anggaran, termasuk rapat kerja dan rapat dengar pendapat dengan DPR RI. Penetapan besaran subsidi dipengaruhi oleh faktor seperti kuota energi bersubsidi dan kondisi harga minyak dunia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 15.48
Subsidi Energi Naik 20,1% di RAPBN 2027, Ikuti Asumsi Nilai Tukar dan Harga ICP
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 13.31
Konsumsi Pertalite Dibatasi tapi Anggaran Subsidi Energi RAPBN 2027 Melonjak jadi Rp 272,9 Triliun
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 15.58
Subsidi Energi 2027 Bengkak Jadi Rp272,9 Triliun, ESDM Singgung Pelemahan Rupiah
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 14.38
Subsidi Energi 2027 Bengkak Jadi Rp 272,9 T, ESDM: Karena Nilai Tukar Rupiah
Berita terkait
Anggaran Subsidi Energi Naik 20 Persen Jadi Rp272,94 T di RAPBN 2027
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 07.11
Anggaran Subsidi Energi 2027 Naik, Prabowo Siapkan Rp28,7 T Buat BBM
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.00
Anggaran Subsidi BBM-Listrik 2027 Tembus Rp 272,9 T!
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 17.11
Subsidi BBM, LPG-Listrik di 2026 Diperkirakan Naik Jadi Rp 227 Triliun
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 15.30