Konsumsi Pertalite Dibatasi tapi Anggaran Subsidi Energi RAPBN 2027 Melonjak jadi Rp 272,9 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa anggaran subsidi energi dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 direncanakan sebesar Rp 272,9 triliun, meningkat dari Rp 227,26 triliun pada 2026. Kenaikan ini terkait dengan beberapa faktor, termasuk asumsi nilai tukar rupiah dan harga minyak dunia. Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika, menyatakan bahwa penetapan subsidi energi masih dalam proses diskusi dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Bappenas, dan akan dibahas lebih lanjut dengan Komisi 12 DPR RI. Rencananya, rapat kerja antara Kementerian ESDM dengan DPR akan digelar pada 31 Agustus 2026 untuk membahas RKA-KL 2027 termasuk isu subsidi energi.
Meskipun pemerintah sedang mengkaji kemungkinan pembatasan konsumsi Pertalite berdasarkan desil kesejahteraan ekonomi, anggaran subsidi energi justru mengalami kenaikan signifikan. Erani menekankan bahwa besaran subsidi energi sangat bergantung pada kondisi harga minyak global dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Angka Rp 272,9 triliun dalam RAPBN 2027 masih bersifat sementara dan dapat berubah setelah proses pembahasan dengan DPR selesai.
Pemerintah tengah menyeimbangkan antara kebijakan pembatasan konsumsi energi dan kebutuhan anggaran subsidi. Diskusi mengenai kenaikan anggaran subsidi energi ini juga mencerminkan tantangan fiskal yang dihadapi negara, terutama dengan proyeksi asumsi kurs rupiah pada Rp 17.500 per dolar AS dalam RAPBN 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 14.30
Subsidi Energi RAPBN 2027 Naik Jadi Rp272,9 T, Pemerintah Masih Kaji Besaran Final
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 15.58
Subsidi Energi 2027 Bengkak Jadi Rp272,9 Triliun, ESDM Singgung Pelemahan Rupiah
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 15.48
Subsidi Energi Naik 20,1% di RAPBN 2027, Ikuti Asumsi Nilai Tukar dan Harga ICP
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 06.55
Penyaluran BBM Subsidi Diperketat, Kuota Turun Tajam
Berita terkait
Kuota BBM Subsidi 2027 Turun Drastis, Pemerintah Ungkap Biang Keroknya
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 16.46
Bahlil: Pembatasan Pertalite untuk Masyarakat Mampu masih Dikaji
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.44
Kuota BBM Subsidi Turun Tajam Tahun Depan, Ini Alasannya
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 14.43
Info Terbaru dari Bahlil soal Rencana Pembatasan Pertalite bagi Desil 9-10
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 14.20