Sudaryono Temukan Yayasan Dapat Setoran Bermodalkan 'Duduk Manis' untuk Tiap Ompreng MBG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menemukan adanya praktik yang tidak pantas dalam pengelolaan mitra dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Beberapa yayasan yang menaungi dapur meminta setoran uang kepada mitra berdasarkan jumlah ompreng makanan yang disalurkan, padahal yayasan tersebut tidak memberikan kontribusi terhadap operasional atau pembinaan dapur. Hal ini menambah beban biaya bagi mitra dapur tanpa manfaat nyata bagi program.
Sudaryono menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran program MBG. Setiap rupiah yang disalurkan harus berdampak langsung pada kualitas makanan yang diterima masyarakat, terutama penerima manfaat. Yayasan yang menaungi dapur diharapkan benar-benar menjalankan fungsi dan memberikan kontribusi sesuai perannya.
Untuk mengatasi persoapan ini, BGN telah menyiapkan dua portal registrasi, yakni portal untuk yayasan dan portal untuk mitra. Melalui mekanisme ini, mitra dapat menyampaikan persoalan yang mereka alami, termasuk kerugian atau konflik dengan yayasan penaung dapur mereka. Langkah ini bertujuan memastikan program MBG berjalan efektif tanpa biaya yang tidak memberikan manfaat langsung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 3 Oktober 2026 pukul 16.31
Kepala BGN Sebut Ada Yayasan yang Minta Setoran ke SPPG per Ompreng
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 21.38
BGN Temukan Dapur MBG 'Dipalak' Yayasan 'Gabut'
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 23.31
Kepala BGN Ungkap Ada Yayasan Minta Setoran Meski Tak Kelola Dapur SPPG
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 22.30
BGN Temukan Yayasan Minta Setoran Per Ompreng ke Mitra Dapur MBG
Berita terkait
BGN Temukan Yayasan Minta Setoran per Ompreng dari Mitra Dapur MBG
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 16.18
Sudaryono Izinkan Dapur Mitra Ganti Yayasan Demi Optimalkan MBG
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 05.40
Mahfud MD Sebut Sudaryono Gagal Pimpin BGN karena Kasus Keracunan Jauh Lebih Banyak
JawaPos · 13 September 2026 pukul 10.02
Sudaryono Pastikan Tak Ada Lagi Pengadaan BGN yang Mengada-Ada
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 14.28