Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Sulit Diawasi, Bea Cukai Akui Masih 'Kucing-kucingan' dengan Barang Ilegal

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, mengakui pengawasan terhadap masuknya barang ilegal di seluruh wilayah Indonesia belum optimal. Ia menyatakan masih banyak pintu masuk barang ilegal yang perlu menjadi perhatian pemerintah, terutama di wilayah perairan Selat Malaka dan perbatasan Kalimantan. Keterbatasan sarana, prasarana, dan jumlah personel yang tersedia menjadi faktor utama mengapa petugas tidak selalu dapat melakukan pengawasan secara maksimal.

Djaka juga menegaskan bahwa permintaan masyarakat terhadap barang-barang ilegal menjadi tantangan tersendiri. Selama permintaan tersebut masih ada, praktik pemasukan barang ilegal diperkirakan akan terus berpotensi terjadi. Ia menggunakan istilah 'kucing-kucingan' untuk menggambarkan dinamika pasar yang sulit untuk dikendalikan.

Bea Cukai berkomitmen terus meningkatkan pengawasan dengan menggunakan segala sarana dan prasarana yang tersedia. Namun, luasnya wilayah Indonesia dan banyaknya jalur masuk yang harus dikelola membuat pengawasan menjadi tantangan yang perlu terus diperkuat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait