Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Geramnya Bos Bea Cukai-Tunjuk Langsung "Surga" Balpres Ilegal Masuk RI

Direktorur Jenderur Bea dan Cukai Djaka Budi Utama menjelaskan penyebab masih banyaknya kasus penyelundupan barang ilegal yang masuk ke Indonesia. Menurutnya, kawasan perairan Selat Malaka dan perbatasan Kalimantan sering menjadi jalur masuk barang impor ilegal karena keterbatasan sarana, prasarana, dan personel penjaga perbatasan. Selain itu, tingginya permintaan masyarakat domestik terhadap barang tertentu, seperti balpres, juga menjadi faktor utama. "Kebutuhan masyarakat masih ingin menggunakan balpres ini masih ada, bahkan masih tinggi," ujarnya. Bea Cukai menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pengawasan agar barang ilegal tidak mudah masuk ke wilayah Indonesia. Baru-baru ini, Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan pakaian bekas. Sebanyak 1.435 balpres pakaian bekas disita dari berbagai lokasi, termasuk 430 balpres melalui perairan Gosong Bunga-Bunga, Serdang Berdagai, Sumatra Utara senilai Rp 3,4 miliar, dan 9 kontainer dengan 1.005 balpres senilai Rp 8,04 miliar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait