Geramnya Bos Bea Cukai-Tunjuk Langsung "Surga" Balpres Ilegal Masuk RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktorur Jenderur Bea dan Cukai Djaka Budi Utama menjelaskan penyebab masih banyaknya kasus penyelundupan barang ilegal yang masuk ke Indonesia. Menurutnya, kawasan perairan Selat Malaka dan perbatasan Kalimantan sering menjadi jalur masuk barang impor ilegal karena keterbatasan sarana, prasarana, dan personel penjaga perbatasan. Selain itu, tingginya permintaan masyarakat domestik terhadap barang tertentu, seperti balpres, juga menjadi faktor utama. "Kebutuhan masyarakat masih ingin menggunakan balpres ini masih ada, bahkan masih tinggi," ujarnya. Bea Cukai menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pengawasan agar barang ilegal tidak mudah masuk ke wilayah Indonesia. Baru-baru ini, Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan pakaian bekas. Sebanyak 1.435 balpres pakaian bekas disita dari berbagai lokasi, termasuk 430 balpres melalui perairan Gosong Bunga-Bunga, Serdang Berdagai, Sumatra Utara senilai Rp 3,4 miliar, dan 9 kontainer dengan 1.005 balpres senilai Rp 8,04 miliar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 22 September 2026 pukul 17.54
Tugas Khusus dari Prabowo ke Dirjen Bea Cukai: Perketat Perbatasan!
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 18.37
Prabowo Perintahkan Perbatasan Diperketat, 100+ Kapal Bea Cukai Dikerahkan di Selat Malaka
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 17.57
Dirjen Bea Cukai Ungkap Arahan Prabowo usai Menghadap Istana
Detik.com · 22 September 2026 pukul 17.49
Dipanggil ke Istana, Dirjen Bea Cukai Ungkap Arahan Prabowo
Berita terkait
Gelar Rapat Terbatas, Prabowo Beri Tugas Khusus Dirjen Bea Cukai Djaka
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 18.25
Prabowo Minta Dirjen Bea Cukai Perketat Penjagaan Wilayah Perbatasan-Pesisir
kumparan · 22 September 2026 pukul 17.48
Dipanggil Prabowo, Dirjen Bea Cukai Perketat Pengawasan Perbatasan dan Pesisir
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 17.45
Tak Cuma Balpres, Bea Cukai Temukan Suku Cadang Bekas Ilegal Asal Malaysia
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 13.15